July 10, 2012

MenKes : Jutaan Rakyat Indonesia Terancam AIDS Jika Tidak Menggunakan Kondom

| July 10, 2012 | 0 comments

Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi mengatakan bahwa tanpa program terobosan untuk mencegah penularan AIDS, maka lebih dari 1,8 juta rakyat Indonesia terancam terinfeksi penyakit mematikan ini. Nafsiah menyampaiakan data itu dalam rapat rapat kerja dengan komisi IX di Gedung DPR Jakarta, Senin 25/06. "Kalau tidak ada peningkatan program penangan  terobosan maka pada tahun 2025 akan ada 1.817.700 orang terinfeksi AIDS." kata Nafsiah.
Menurut dia, satu-satunya cara untuk mencegah penularan itu adalah dengan menggunakan kondom dari laki-laki yang berisiko kepada perempuan pekerja seks maupun istrinya". Sementara itu anggota komisi dari PKS, Indra mempertanyakan keputusan Menteri Kesehatan tersebut yang mengedepankan program kondom yang dinilainya seolah memberikan legalisasi perilaku seks bebas. 
"Mudah-mudahan bukan menteri kondom. saya melihat kampanye kondom menjadi  program utama ibu. Kemampuan kondom tidak jauh lebih baik mencegah penularan AIDS.

Readmore..

Indonesia di Tawarkan jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 Oleh FIFA

PSSI
Federation Internationale de Football Association atau Federasi Sepakbola Dunia (FIFAmengajukan penawaran kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 yang dilangsungkan tahun 2015 nanti.
Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, dalam acara pelepasan kontingen tim nasional Indonesia U-13 yang akan diberangkatkan ke Kejuaraan Asean di Malaysia, di Sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
"PSSI menyambut tawaran FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Terkait hal ini, kami akan segera melakukan korespondensi untuk memastikan hal tersebut," ujarnya.
Menurut Djohar, Indonesia memang telah siap menjadi tuan rumah, karena telah memiliki beberapa stadion bertaraf Internasional. "Stadion bertaraf Internasional itu tersebar di seluruh penjuru tanah air. mulai dari Aceh, Palembang, Pekanbaru, Jakarta, Bantul, Surabaya, dan daerah lainnya," katanya.

Readmore..

Olga dan Raffi Ahmad Bungkam soal "Pesbukers"

Pemberhentian sementara acara 'Pesbukers' oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan dimulai 9 hingga 15 Juli mendatang. Namun, dua pemain utamanya, Olga Syahputra dan Raffi Ahmad tak mau komentar.

Keduanya menolak ketika dimintai komentar tentang 'sanksi' KPI itu. Ketika ditemui usai acara musik 'DahSyat' di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Kamis (5/7/2012) Raffi dan Olga kompak bergegas memasuki mobilnya.

"Jangan gue, biar Anteve aja yang ngomong," tepis Raffi.

Sementara itu rekannya Olga Syahputra langsung bergegas sambil menikmati es teh manis tanpa mengeluarkan kata sepatah pun.

Pemberhentian program 'Pesbukers' dilakukan sebagai tindak lanjut atas banyaknya pengaduan masyarakat ke KPI. Menurut Melaney Ricardo yang juga main di 'Perbukers', sanksi tersebut bagaimanapun ada hikmahnya.

"Selalu ada hal baik, dalam keadan kita dapet perhatian, kita berhasil mendapat perhatian, dalam berbagai bentuk," ujar Melaney.

Readmore..

July 26, 2011

Raul Lemos Cekik Reporter Global TV

| July 26, 2011 | 0 comments

Suami Krisdayanti (KD), Raul Lemos, diduga mencekik dan menyerang reporter serta kameramen Global TV di Bandara Soekarno-Hatta. Berikut kronologis peristiwa itu.

Raul dan KD datang dari Dili dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (25/7/2011), sekira pukul 16.30 WIB. Pasangan yang tengah menanti kelahiran anak pertama itu baru keluar dari Terminal 2F sekira pukul 17.00 WIB. Kemudian, reporter Global TV, Kiki, dan kameramen, Adit, hendak mewawancara KD seputar kehamilannya.
Namun, permintaan wawancara itu ditolak oleh Raul yang memang diketahui tidak suka publikasi. Lantaran menolak, Kiki mengurungkan niat untuk wawancara KD. Namun, Adit tetap merekam gambar pasutri yang baru menikah pada 20 Maret 2011 itu.
"Kita sudah minta izin untuk wawancara kehamilan KD, tapi dia menolak. Akhirnya, kita cuma ambil gambar saja," aku Adit.

Readmore..

July 16, 2011

Pimpinan Ponpes Umar bin Khattab Ditangkap

| July 16, 2011 | 0 comments

Polisi berhasil menangkap Abrori, pimpinan Pondok Pesantren Umar bin Khattab Bima, Nusa Tenggara Barat, setelah dilakukan pencarian pascaledakan bom di pesantren tersebut, Senin lalu.


"Telah dilakukan penangkapan terhadap Ustad Abrori, pimpinan Ponpes UBK Bima," ujar Karopenmas Polri Brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana, Jumat (15/7/2011).

Abrori ditangkap di kediaman orang tuanya, di desa Khananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, sekira pukul 12.30 WITA oleh anggota Polda NTB.

Abrori, kata Yoga, diduga terlibat kasus bom di Ponpes UBK dan penusukan terhadap anggota Polsek Bolo.

"Saat ini tersangka sudah diberangkatkan dari Bima menuju Polda Mataram untuk proses penyidikan lebih lanjut," tutupnya.

Senin 11 Juli sore lalu, terjadi ledakan yang menewaskan Firdaus, seorang guru, di Ponpes Umar bin Khattab. Pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah korban tewas akibat ledakan atau sebab lain. Pihak Ponpes melarang polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut. Para santri Ponpes in bahkan berusaha menghadang di pintu masuk.

Readmore..
 
© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com