April 11, 2011

Wabah Ulat Bulu Merambah ke Bali

| April 11, 2011 | 0 comments

Heboh wabah ulat bulu di pesisir utara Jawa Timur kini merambah ke Pulau Bali. Di Kabupaten Buleleng, ribuan ekor serangga itu tiba-tiba sudah menempel di sejumlah pohon mangga.


Dari hari ke hari ulat itu sangat cepat berkembang bahkan menempel ke rumah-rumah milik warga. Ribuan ulat bulu itu pertama ditemukan warga sejak empat hari yang lalu.

Namun, masyarakat mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk menghalau serangan ulat tersebut. Tidak sedikit di antaranya mengaku ketakutan sehingga seorang Ibu bernama Nur sempat melakukan ritual khusus agar serangan ulat tersebut tidak mengganggu warga setempat. Kondisi ini mendapat perhatian Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika.

Ulat bulu, yang rata-rata berwarna hitam itu, ditemukan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Gerokgak, Buleleng dan Kecamatan Sawan. Di Kecamatan Gerokgak, dua desa sudah terdeteksi diserang oleh ulat bulu yakni, Desa Penyabangan dan Desa Patas.

Di Kecamatan Sawan, ulat bulu ditemukan di Desa Sangsit. Belakangan ulat bulu itu juga ditemukan Desa Baktiseraga, Desa Tukadmungga dan Desa Penglatan di Kecamatan Buleleng.

Keberadaan ulat bulu di Desa Patas, tepatnya di Dusun Yeh Biu, pertama kali ditemukan oleh Ibu Nur (37). Ulat bulu itu ditemukan menempel di pohon mangga belakang rumahnya. ”Saya temukan ulat ini sejak hari Rabu lalu,” tutur Nur, Senin 11 April 2011.

Ribuan ulat di belakang rumahnya itu tak pelak membuat Nur begidik ketakutan. Bahkan akibat dari keberadaan ulat-ulat tersebut, dua anaknya bernama Wahyu (5) dan Nabila (6) serta beberapa anak tetangganya mengalami gatal-gatal di sekujur tubuhnya karena bermain di sekitar lokasi ulat bulu itu.

”Saya tidak berani mengusik ulat tersebut, takut,” ujar Nur polos. Untuk menghalau ketakutannya itu, Nur melakukan ritual khusus dengan menyiramkan beras berwarna kuning di sekitar keberadaan ulat bulu tersebut.

Selain menempel di pohon, ratusan ulat itu juga menempel di rumah warga. ”Ratusan ulat juga menempel di tembok rumah saya,” ujar Made Dwija, sembari menyatakan ulat tersebut dikumpulkan lalu membakarnya. Sedangkan di Desa Penyabangan, ulat bulu tersebut juga menyerang sejumlah pohon. Namun di tempat ini ratusan ulat itu langsung dimusnahkan dengan menyemprotnya menggunakan cairan pestisida.

Serangan ulat dengan pola yang sama juga menimpa Dusun Sema dan Abasan, Desa Sangsit. Ratusan ulat bulu tersebut menempel di pohon mangga dan pohon gempinis. Tidak itu saja, ulat bulu tersebut juga menempel pada sebuah warung kosong, milik Ketut Sudiasa, warga setempat. “Saya dapat informasi warung saya di serang ulat bulu.

Ternyata setelah saya datang, memang benar bangunan warung dipenuhi ulat bulu berwarna hitam,” kata Sudiasa sambil bergidik. Saking banyaknya, Sudiasa lantas mengumpulkan dan langsung membakarnya. “Terus terang saya terbayang dengan kejadian di Jawa. Mudah-mudahan di Bali tidak seperti itu. Saya ngeri membayangkannya,” ujar laki-laki berkaca mata ini ketakutan.

Sementara itu Kepala Dinas Partanian dan Peternakan (Kadistannak) Buleleng Ir Putu Mertha Jiwa saat dikonfirmasi melalui saluran teleponnya berjanji secepatnya akan melakukan langkah untuk melakukan pemusnahan terhadap ulat bulu tersebut. Tidak itu saja, langkah yang juga sedang dirancangnya yakni melakukan upaya memblokir wilayah yang sudah terkena serangan hama ulat bulu tersebut.

”Saya sudah ke lokasi dan menyemprotnya dengan menggunakan cairan pestisida. Sedangkan selanjutnya kita upayakan untuk melokalisir daerah terkena hama ulat bulu itu agar tidak menyebar ke seluruh wilayah Buleleng,” jelasnya.

Gubernur Mangku Pastika saat turun ke lokasi ulat bulu di Buleleng Minggu 10 April 2011, meminta masyarakat bersama instansi terkait di Pemkab Buleleng melakukan antisipasi lebih dini sehingga hama ulat bulu tidak berkembang dan membahayakan masyarakat.

“Ini harus mendapar perhatian dan saya meminta laporan setiap saat dengan adanya ulat bulu ini,” pinta Gubernur Pastika. Menurut gubernur kondisi serangan hama ulat bulu di lima desa di Kabupaten Buleleng belum sangat memprihatinkan, namun apabila dibiarkan serangan ulat itu akan membahayakan masyarakat.

”Memang ini belum seberapa, mumpung masih sedikit harus dilakukan upaya-upaya dengan cepat sehingga tidak berimbas pada daerah yang lain. Terlebih sebelumnya Bali dikatakan sebagai neraka, ini harus ditanggulangi bersama,” lanjut Pastika.


Sumber

Readmore..

April 8, 2011

Anggota DPR Nonton Video Porno waktu Paripurna

| April 8, 2011 | 0 comments

Inilah salah satu gambaran kerjanya para wakil rakyat, bukan nya rapat malah asyik nonton video XXX.. sungguh menyedihkan kalau wakil rakyat kayak gini... simak lebih lengkapnya gan....!!

Ini kabar buruk dari Senayan. Dari tempat para wakil rakyat negeri ini -Dewan Perwakilan Rakyat - berkantor. Salah seorang wakil rakyat yang diduga berasal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asyik menonton video porno ketika sidang paripurna yang membahas gedung baru di DPR, Jumat 4 April 2011.

Anggota dewan yang menonton video porno tertangkap kamera milik Mohamad Irfan, fotografer Harian Umum Media Indonesia. "Saya ambil gambar itu tadi saat ada aksi walk out," kata Mohamad Irfan, saat diwawancarai VIVAnews.com di gedung DPR.

Dalam sidang paripurna itu sejumlah fraksi seperti Gerindra dan PDI Perjuangan memang memilih walk out sebab tak setuju dengan pembangunan gedung itu. Nah saat rame-rame walk out itulah sang anggota dewan ini asyik menonton video porno.

Selain soal dana pembangunan gedung yang super mahal itu, mencapai sekitar Rp 1,16 triliun, berita heboh lain dari sidang ini adalah video porno itu.


Sumber

Readmore..

April 7, 2011

Daftar Facebook, Teman Messi Langsung 7 Juta

| April 7, 2011 | 0 comments

Ketenaran pesepakbola asal Argentina ini tidak hanya di Dunia Nyata, keteranarannya pun berlanjut di Dunia maya setelah pesepakbola ini membuat akun facebook dan gak tanggung-tanggung temannya langsung 7 juta... Sugoiii.....!!!

"Saya sangat senang Dari sekarang kita akan lebih erat dihubungkan melalui facebook''!


Popularitas bintang Barcelona Lionel Messi makin bersinar saja. Apalagi, setelah pemain bola asal Argentina ini memiliki akun Facebook pada Rabu, 6 April 2011. Dan sejak itu pula, Messi mampu mengumpulkan teman sebanyak 7 juta orang.

Dalam statusnya di Facebook, Lionel Messi menulis: "Saya sangat senang Dari sekarang kita akan lebih erat dihubungkan melalui facebook''!. tulis Messi seperti dikutip AP, Kamis, 7 April 2011.

Dengan masuknya Messi sebagai Facebooker, kini Messi juga berteman dengan pemain lainnya seperti rekannya di Barcelona Andres Iniesta, Gerard Pique, sDavid Villa dan Pedro Rodriguez.

Bahkan, Messi juga berteman dengan rivalnya di liga yakni Cristiano Ronaldo bintang Real Madrid yang juga memiliki fans banyak di situs jaringan sosial.

Messi, yang tidak memiliki akun Twitter, orang telah mengenal Messi sebagai pencetak 45 gol di Barcelona Spanyol pada musim ini. Dengan Facebook, apakah ketenaran Messi semakin menggila?

Nie klo pengen gabung ---> Fans Page Lionel Messi

Sumber

Readmore..

April 6, 2011

Sejuta FacebooKer dukung Briptu Norman

| April 6, 2011 | 0 comments

Meski mendapat dukungan dari para Facebooker, namun Briptu Norman terancam mendapatkan sangsi dari atasannya.,,, Simak beritanya gan...!


"Siapapun yang melihat video berjudul ‘Polisi Gorontalo Menggila’ pasti bakal tertawa terbahak. Di dalam rekaman itu, seorang polisi berjoget India ala bintang Hollywood, Shahrukh Khan diiringi Lagu Chaiya-chaiya

Tak hanya badannya yang bergoyang semangat, mulutnya komat-kamit melafalkan lirik lagu, meski hanya lipsync. Belakangan diketahui, polisi kocak itu bernama Briptu Norman Kamaru, anggota Brimob Polda Gorontalo.

Gara-gara video jogetnya menyebar lewat situs YouTube, Norman mendadak tenar. Tapi, ia juga terancam kena sanksi dari institusinya, Polri. Mabes Polri sudah memerintahkan ia diperiksa dan dijatuhi sanksi.

Sementara, meski menghargai apa yang dilakukan Norman, Juru Bicara Polda Gorontalo AKBP Wilson Damanik mengatakan ada tiga kesalahan yang dilakukan Norman: tak berwibawa saat pakai baju polisi dan tugas, videonya diunggah ke YouTube, dan ada tindikan di lidahnya. Untuk ukuran polisi, dia terlalu 'gaul'.

Meski apa yang dilakukan Norman tak berkenan di hati para atasannya, publik justru memberikan dukungan. Di laman jejaring sosial, Facebook, beberapa grup khusus didedikasikan untuk Pak Polisi lucu itu.

Salah satunya, grup 'Satu Juta Mendukung BRIPTU NORMAN KAMARU' yang telah menjaring 7.121 dukungan. Seorang facebooker, Fandy Rockafada menyatakan dukungannya: "Buat Briptu Norman hadapi aja dengan senyuman. Kami mendukungmu dan yang berikan sanksi itu sudah salah besar. Masa orang yang mempunyai kreatifitas di salahkan apa kata dunia? Mending urus aja itu para tikus tikus koruptor yang makan uang rakyat."

Sementara facebooker lain, Albert Halomoan Pasaribu menulis," SBY saja boleh nyanyi, menteri boleh nyanyi."

Para pendukung Briptu Norman juga membuat grup 'Menolak Hukuman Briptu. Norman Kamaru (Video Polisi Gorontalo Menggila)' yang menjaring 542 dukungan, lalu ada grup 'Gerakan Dukung Briptu Norman Kamaru' yang didukung 3.581 Facebooker, dan grup 'Salahkah dia? (kami dukung Briptu Norman Kamaru)' yang didukung 266 orang. Dukungan juga mengalir ke akun Facebook 'Norman Kamaru'. Ratusan orang mengomentari status terakhirnya di Facebook, yang ia tulis 18 jam lalu.

Dari status-statusnya di facebook, juga Twitter, bisa dilihat seperti apa karakter pria kelahiran 1 Januari 1985 itu. Dalam Twitter @norman kamaru tertulis: Cara mendapatkan pacar dengan "3 N" 1.Narsis 2.Nalar Kalau masih gagal juga cobain yg ke 3 pasti jitu : 3. Ngaca!!. "


Sumber

Readmore..

April 5, 2011

Daun Sirsak, Sang Pembunuh Sel Kanker

| April 5, 2011 | 0 comments

KANKER menjadi momok banyak orang di seluruh dunia hingga kini. Saat banyak penelitian dilakukan untuk menemukan obat kanker terbaik, buah sirsak ternyata menyimpan keunggulan ini.


Beberapa waktu lalu, Taman Wisata Mekarsari mengadakan demo pengolahan daun sirsak yang diberikan secara gratis kepada pengunjung untuk ke-12 kalinya. Kegiatan bertujuan memberikan informasi bagaimana mengolah sirsak dengan baik untuk dijadikan obat alternatif membunuh sel kanker.

Selain melihat langsung demo pengolahan daun sirsak, pengunjung juga bisa melakukan tanya jawab seputar pengobatan kanker secara herbal dan disuguhkan pengetahuan menarik mengenai seluk beluk budidaya tanaman sirsak dan pengolahan daun untuk obat herbal penyakit kanker. Penasaran bagaimana sirsak mampu menjadi pembunuh sel kanker?

Setiap bagian sirsak bermanfaat

Nama sirsak berasal dari bahasa Belanda “zuur zak”, artinya buah yang asam. Bagian tanaman mulai bunga, daun, buah, biji, kulit, dan akar dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional.

Pada awal 1990-an, ditemukan 34 senyawa Cytotoxic, pada daun sirsak yang mampu menghambat hingga membunuh sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak normal (sel kanker). Senyawa ini memiliki beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan pengobatan kanker saat ini, antara lain membunuh kanker secara efektif dan aman, tanpa menyebabkan rasa mual dan muntah serta tanpa kehilangan berat badan maupun kerontokan rambut dalam jumlah besar.

Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins dapat membunuh aneka jenis kanker, seperti kanker usus, tiroid, prostat, paru-paru, payudara, dan pankreas bahkan penyakit ambeien tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute, Amerika Serikat.

”Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi olahan daun sirsak sebagai pengobatan terhadap kanker atau tumor, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau herbalis tempat Anda selama ini melakukan pengobatan. Sebab, dikhawatirkan Anda mempunyai alergi terhadap sirsak atau obat yang selama ini Anda konsumsi berefek terbalik dengan senyawa dalam daun sirsak,” jelas Stefanus, herbalis dari Herbacure, dalam pemaparannya.

Cara pengolahan

Lebih lanjut, Stefanus dan Darmawan Tri Wibowo, ahli budidaya tanaman sirsak dari Taman Wisata Mekarsari memaparkan cara pengolahan daun sirsak untuk herbal pencegah kanker, berikut ini:

1. Pada pengobatan kanker, daun sirsak (10-15 lembar) direbus dengan 3 gelas air (600 cc) hingga tersisa 1 gelas air rebusan. Pada saat merebus sebaiknya menggunakan kendi atau panci yang terbuat dari tanah liat agar kemurnian zat yang ada pada daun sirsak tetap terjaga. Air rebusan diminum selagi hangat setiap hari, pagi atau sore hari selama 3-4 pekan.

”Perlu diperhatikan, pengambilan daun sirsak sebaiknya dimulai dari daun ke-4 atau ke-5 dari ujung pucuk. Hal ini dikarenakan pada daun yang terlalu muda, senyawa belum banyak terbentuk. Sementara pada daun yang tua sudah mulai rusak sehingga kadarnya berkurang,” terang Darmawan.

2. Selain teknik pengolahan di atas, secara umum terdapat pengolahan lain daun sirsak, yaitu dengan memanfaatkan daun sirsak kering 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air (400 cc) sehingga tersisa 1 gelas air rebusan. Proses perebusan membutuhkan waktu 1-1,5 jam saja, jadi lebih cepat prosesnya dibanding cara di atas. Proses pengeringan sebaiknya tidak dilakukan di bawah sinar matahari terik karena dikhawatirkan akan merusak senyawa dalam daun sirsak.

”Daun sirsak kering memiliki senyawa yang tetap sama dengan daun sirsak basah karena yang berkurang dalam proses pengeringan hanya kadar airnya. Sementara, senyawa dalam daun tetap terjaga. Penyimpanan daun sirsak dalam lemari pendingin maksimal sepekan sejak pemetikan karena proses pendinginan yang lama dikhawatirkan akan merusak senyawa dalam daun selain aroma daun yang tidak enak karena proses fermentasi,” papar Darmawan.

3. Konsumsi daging buah sirsak segar (150-250 gr/hari) dengan mengolahnya menjadi jus atau dimakan langsung sangat disarankan. Daging buah sirsak selain sebagai penambah energi (pada umumnya penderita kanker/tumor kondisi badanya lemas /lesu) juga kaya serat yang sangat membantu proses pengeluaran sel-sel kanker yang telah mati akibat penyembuhan oleh senyawa acetogenins.

Ekskresi sel kanker yang mati bisa melalui keringat, urine, dan feses sehingga umumnya terapi menggunakan herbal daun sirsak sebagai pengobatan akan berefek hangat/panas pada bagian tubuh yang sakit, sering kencing, dan berkeringat deras. Cepat lambatnya reaksi tubuh terhadap penggobatan atau efek samping pengobatan berbeda pada setiap orang dipengaruhi oleh faktor, seperti usia, ketahanan tubuh penderita, tingkat stadium kanker/tumor, dan jenis kanker atau tumornya.

4. Pengolahan daun sirsak lainnya yaitu dengan cara memblender 3-5 lembar daun sirsak basah dengan menambahkan ¼ gelas air (50 cc) air hangat untuk membantu proses penghancuran. Sebelum diblender, daun sebaiknya dipotong menjadi 3-4 bagian agar lebih cepat hancur. Setelah hancur, masukkan daun ke wadah dengan penutup rapat, lalu tambahkan 1 gelas air panas ke dalamnya dan aduk sampai rata.

Tutup wadah dengan rapat agar panas tetap terjaga dan proses ekstraksi senyawa dapat maksimal. Biarkan selama 15-20 menit, setelah itu saring olahan untuk diambil airnya dan minum selagi hangat.

Bila tidak ada blender, pengolahan daun sirsak bisa juga dengan cara digerus menggunakan cobek dengan teknik pengolahan yang sama dengan cara diblender.

”Pengolahan dengan cara diblender atau digerus tidaklah semaksimal ekstraksi senyawa daun sirsak dibandingkan dengan teknik pertama (perebusan daun basah) dan teknik kedua (perebusan daun kering), tetapi lebih efisien. Hasil olahan pada kedua teknik umumnya beraroma langu yang cukup menyengat. Untuk menekan aromanya bisa ditambahkan sedikit perasan buah nanas atau buah lain yang lebih disukai. Dan jangan menambahkan gula aren murni, madu, atau gula pasir bila rasanya tidak Anda sukai, karena sudah melalui proses kimiawi,” terang Stefanus.

Reaksi pengobatan

Reaksi pengobatan menggunakan olahan daun sirsak umumnya bereaksi setelah 3-7 hari setelah pengobatan secara rutin 3 kali sehari meskipun ada juga yang baru bereaksi setelah 1 bulan konsumsi rutin.

”Bila reaksi tidak ada, cek kembali secara detail, mulai dari pemilihan alat dan bahan, teknik pengambilan daun, cara pengolahan, bahkan teknik konsumsinya apakah rutin atau tidak, karena semua merupakan satu kesatuan yang wajib dipenuhi agar hasilnya maksimal,” saran Stefanus.

Ia menambahkan, cek kondisi penyakit Anda sebelum pengobatan dan periksa kembali dua pekan setelah pengobatan untuk melihat sejauh mana reaksi pengobatan dengan metode ini. Bila tidak ada pengaruh selama dua bulan konsumsi, padahal sudah menjalankan pengolahan dengan benar, maka pengobatan dengan olahan daun sirsak ini bisa ditingggalkan.

”Untuk penderita maag yang khawatir asam lambungnya naik karena konsumsi buah sirsak yang agak asam, sebaiknya mengonsumsi buah 1 jam setelah makan. Bila menderita sakit maag yang cukup akut, konsumsi buahnya bisa dilakukan dengan cara mengukus daging sirsak terlebih dahulu agar rasa asam berkurang,” tutup Stefanus.


Sumber

Readmore..
 
© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com